Minggu, 09 Oktober 2016

mencegah dan mengobati stres

Mecegah & Mengobati Stress, Rasa Benci, Galau. Bersabar, Ikhlas & Tawakkal ( tegar) ketika mendapat ujian.

        
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ 
 
Assalamualaikum Wr. Wb.

Untuk menjadi orang yg penyabar, menghilangkan rasa benci, ikhlas & tawakkal ( tegar) ketika mendapat ujian, tidaklah mudah. Perlu usaha untuk mendapatkan kesabaran, ketegaran & keikhlasan itu. Caranya, dengan banyak-banyak melakukan amalan-amalan sunnah seperti, berzikir ( menyebut kalimat-kalimat Allah berulang-ulang), baca Quran & sholat malam. Karena amalan2 ini jika kita lakukan secara rutin, maka akan membentuk iman dan sangat mempengaruhi pembentukan kekuatan hati  terhadap ujian. Semakin banyak amalan sunnah yg dilakukan, maka hati akan  semakin sabar & tegar. Sebaliknya semakin sedikit amalan sunnahnya, maka tentunya sedikit pula kesabaran & ketegaran yg didapat. Bagaimana jika tidak pernah melakukan amalan-amalan sunnah Rosulullah saw ?... Tentunya habislah kesabaran ketika mendapatkan ujian. Habisnya kesabaran adalah naiknya emosi yang menyebabkan timbulnya sifat-sifat syetan (berbagai penyakit hati) seperti, stress, putus asa, benci dan dendam, buruk sangka, patah semangat yang menyebabkan terganggunya aktifitas. Bagi orang bisnis atau orang berkarir, perasaan ini tentu dapat merugikan aktifitas pribadinya. Bagaimana dengan orang-orang non muslim yang tidak pernah melakukan sholat dan amalan-amalan sunnah Rosulullah saw, tapi mereka juga ada yang penyabar ?........Jawabnya, Merekapun mempunyai cara yang berbeda dengan ummat Islam untuk mendapatkan kesabaran dan ketenangan berdasarkan kepercayaan dan keyakinan mereka sendiri. Setiap mahluk Allah yang ingin berusaha untuk mencari sesuatu kebaikan, sekalipun mereka kafir, maka Allah pasti akan berikan jalan keluar baginya. Namun segala kesabaran yang mereka peroleh itu tidak seberapa jika dibandingkan dengan kesabaran yang kita peroleh melalui amalan-amalan sunnah Rosulullah saw. Beliaulah contoh manusia yang paling sabar di dunia sepanjang zaman. Dan kita sebagai ummat nabi Muhammad saw tentunya haram hukumnya mengikuti cara- cara ritual mereka.

                                           أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

"Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah (zikrullah) hati menjadi tenang".Q-S Ar-Ra'd ayat 28. 

Kekuatan ketegaran hati itu hanya bertahan selama kita melakukan amalan-amalan sunnahnya. Jika kita meninggalkannya , maka kekuatan dan ketegaran hati itu akan memudar perlahan- lahan. Menyebabkan mudah stress, emosi dan terserang penyakit hati (syetan di dalam hati) lainnya.

Cara termudah untuk dapat jadi orang yang penyabar adalah, tingkatkanlah amalan-amalan sunnah Rosulullah secara bertahap sedikit demi sedikit tetapi rutin. Contoh: Jika anda biasanya selesai sholat fardhu tidak pernah berzikir, cobalah mulai berzikir secara rutin. Kemudian jika sudah terbiasa lalu amalannya ditingkatkan dengan cara menambahkan lagi waktu berzikirnya. Umpama, yang sebelumnya biasanya lima menit kemudian ditambakan lagi menjadi sepuluh menit, atau tambahkanlah amalan sunnah lainnya  seperti sholat malam, baca Quran dan lain-lain. Bagi yang sholatnya sering tinggal, biasakanlah agar jangan sampai meninggalkannya lagi. Anggaplah sholat itu suatu kebutuhan hidup. Mengerjakan amalan-amalan sunnah secara rutin, walau amalannya sedikit, itu lebih baik dan terasa pengaruh perubahannya di hati daripada amalannya banyak tetapi tidak rutin.klik disini https://id-id.facebook.com/notes/obat-hati-cara-mengatasi-masalah-sesuai-sunnah-nabi-saw/mecegah-mengobati-stress-rasa-benci-galau-bersabar-ikhlas-tawakkal-tegar-ketika-/169698939727222/

cara mengatasi masalah ekonomi

CARA MENGATASI MASALAH EKONOMI
1)      Cara mengatasi masalah pertumbuhan & pembangunan ekonomi di indonesia
 1. Meningkatkan mutu pendidikan yang layak kepada masyarakat.        
 2. Pemberantasan Korupsi      
 3. Membuka usaha mandiri       
 4. Mengatasi pengangguran   
 5. Mengembangkan NPM Mandiri.

2)      Cara mengatasi ketidakstabilan ekonomi.
Disetiap negera ketidakstabilan ekonomi kerap terjadi, namun ketidakstabilan ini harus segera ditindak lanjuti dengan adanya upaya-upaya untuk memperbaikinya. Upaya-upaya tersebut adalah :
  1. Pemberdayaan ekonomi yang dimaskud adalah untuk menstabilkan perekonomian dalam ruang lingkup kecil adalah pengembangan kegiatan simpan pinjam dan lembaga keuangan mikro (LKM) dan pengembangan usaha kecil mikro (UKM). 
  2. Membuka lapangan kerja dan lebih banyak mengadakan padat karya, jadi dengan adapnya lapangan kerja yang memadai dan lebih diutamakan padat karya maka akan membantu untuk mengurangi pengganguran. Sehingga yang tadinya tidak dapat pekerjaan sekarang dapat bekerja dan bisa berproduktifitas. Dengan ini maka juga akan berdampak pada pendapatan perkapita suatu negara, karena semakin tingginya angkatan kerja yang bekerja maka akan tinggi pula peningkatan perkapitanya. 
  3. Menghilangkan sifat konsumtif dan lebih bersikap hemat untuk sumber daya alam yang belum ditemukan penggantinya atau lebih kreatif untuk menciptakan barang pengganti, sehingga dengan peningkatan kebutuhan dan sumber daya alam mampu berjalan dengan seimbang.
  4. Pemerintah lebih bijak dalam menetapkan UMR dengan mempertimbanngkan kebutuhan dan hajat hidup masyarakatnya, sehingga kebutuhan dapat digunakan semaksimal mungkin sehingga kesejahteraan masyarakatnya dapat terpenuhi dengan baik.
  5. Bagi pemerintah lebih banyak membuka pelatihan On The Job Training , dengan adanya pelatihan untuk masyarakat yang kurang terampil, maka bisa menjadikan kegiatan tersebut sebagai pelatihan untuk mendapat pekerjaan. 
  6. Bagi pemerintah dapat mengorientasikan pembangunan lebih di fokuskan pada infrastruktur yang bernilai tambah tinggi, baik dalam sector industry maupun pangan, sehingga mungkin dapat menjadikan negara kita tidak hanya sebagai pengimpor namun sebagai pengekspor terlebih bahan mentah.
3)      Adapun cara-cara untuk mengatasi pengangguran antara lain sebagai berikut.
  1. Memperluas kesempatan kerja, dengan membuka lapangan kerja baru, baik di bidang pertanian, industri, perdagangan, maupun jasa. 
  2. Meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga para lulusan sudah siap pakai untuk menjadi tenaga yang terampil. 
  3. Meningkatkan kualitas tenaga kerja, dengan memberikan pendidikan keterampilan melalui pendidikan formal dan nonformal.Memberikan kesempatan kerja ke luar negeri, melalui penyaluran Tenaga Kerja Indonesia (TKI). 
  4. Mendorong tumbuh kembangnya usaha-usaha atau industri rumah tangga, seperti produksi pembuatan tas, vas bunga dan lain sebagainya
  5. Memberikan peranan KB untuk menekan laju pertumbuhan penduduk.
4)      Inflasi
Cara mengatasi inflasi:
  1. Pemerintah berusaha menekan inflasi serendah-rendahnya karena inflasi tidak dapat dihapuskan   sama sekali. 
  2. Bank sentral umumnya mengandalkan jumlah uang beredar dan/atau tingkat suku bunga sebagai instrumen dalam mengendalikan harga. 
  3. Kebijakan moneter dengan cara bank sentral untuk mempengaruhi jumlah uang yang beredar sehingga akan terjadi perubahan jumlah uang yang beredar. 
  4. Memperkuat politik diskonto (discount policy), yaitu politik bank sentral untuk mempengaruhi peredaran uang dengan jalan menaikan dan menurunkan tingkat bunga. 
  5. Kebijakan pasar terbuka (open market policy) yaitu dengan jalam membeli atau menjual surat-surat berharga. 
  6. Menentukan cash ratio yaitu angka perbandingan minimum antara uang tunai yang dimiliki oleh bank umum dengan jumlah uang giral (cek.giro dan sebagainya) yang dikeluarkan oleh bank yang bersangkutan. 
  7. Menurunkan cadangan minimum sehingga jumlah uang yang beredar cenderung naik dan sebaliknya jika cadangan minimum dinaikan jumlah uang yang beredar cenderung turun.
5)    Langkah-langkah pemerintah dalam menyelesaikan masalah neraca perdagangan dan pembayaran
Pemerintah mengeluarkan kebijakan sebagai berikut:
  1. Kebijakan agar investasi dilakukan dengan porsi agar bisa ekspor sehingga neraca perdagangan kita lebih terkendali. 
  2. Kebijakan fiskal merupakan kebijakan yang ditempuh pemerintah dalam perpajakan dan pengeluaran pemerintah/ anggaran untuk memengaruhi pengeluaran agregat. 
  3. Kebijakan moneter merupakan kebijakan yang ditempuh pemerintah/ bank sentral dalam penawaran uang dan kebijakan suku bunga untuk memengaruhi pengeluaran agregat. 
  4. Kebijakan segi penawaran adalah kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi perusahaan, sehingga barang dan jasa yang ditawarkan lebih banyak dan lebih murah. 
  5. Kebijakan Neraca PembayaranMerupakan kebijakan yang digunakan untuk memantau keadaan neraca pembayaran guna memengaruhi nilai tukar.klik disini http://dodirullyandapgsd.blogspot.co.id/2014/09/cara-mengatasi-masalah-ekonomi-masalah.html

cara untuk menguatkan mental anak

Cara Menguatkan Mental Anak - (Tips Menguatkan Mental Anak Agar Anak menjadi Pemberani dan Tangguh)


Cara  Menguatkan  Mental Anak



Mental yang kuat untuk menghadapi tantangan jaman yang semakin berat, dan hati yang kuat saat menghadapi kegagalan sangat penting ditumbuhkan di dalam diri anak-anak. Buah hati anda pun harus dipersiapkan sejak dini untuk berani berkompetisi. Cara mendidik anak yang keras, memang terkadang mampu untuk membentuk mental anak. Namun terkadang pola didik seperti itu bisa membawa dampak buruk bagi beberapa anak. Ada beberapa kasus, justru anak menjadi tersakiti karena pola asuh yang salah dari orang tuanya.


Sebelum saya memperkenalkan tips untuk mendidik anak agar memiliki jiwa yang kuat, saya akan sedikit bercerita tentang pengalaman saya pada saat saya masih duduk di bangku SMU. Saat itu saya memiliki seorang sahabat, namun sekaligus rival berat saya untuk mendapatkan nilai ujian yang lebih tinggi. Dia memang termasuk anak yang cerdas. Untuk bisa mengungguli nilai yang dia dapatkan, butuh usaha yang sangat keras. Saya dituntut untuk belajar dengan giat agar bisa mengalahkannya. Bila saya berhasil mengalahkannya, walaupun kami sama-sama mendapatkan nilai yang kurang baik, saya tetap merasakan kepuasan tersendiri. Hal ini semakin memacu saya untuk belajar lebih giat lagi.

Nah... Dari ilustrasi di atas, saya ingin mengajak anda, sebagai orang tua, untuk menjadi rival bagi buah hati anda. Namun tentu saja bukan dalam hal untuk mendapatkan nilai ujian yang lebih baik. Namun anda bisa melakukannya dengan cara-cara yang lain, bahkan yang lebih sederhana. Misalnya, dengan bersaing dalam menentukan siapa yang paling cepat menghabiskan makanan, atau mencari siapa yang bisa bangun lebih pagi. Bila anda bersungguh-sungguh dalam bertanding dengan buah hati anda, tentu saja anda yang akan selalu menjadi pemenang. Dalam hal ini, anda sekali-sekali juga harus mengalah donk... . Terutama jika buah hati anda sudah melakukannya dengan sungguh-sungguh, sesuai dengan penilaian anda.

Walaupun hal ini merupakan hal yang sederhana, dan seperti sebuah permainan namun saya percaya bila kompetisi ini bisa menguatkan mental buah hati anda dalam berkompetisi dan saat menghadapi sebuah kegagalan atau kekalahan.

Selamat mencoba!.klik disini http://lagu2anak.blogspot.co.id/2009/12/cara-menguatkan-mental-anak.html

cara membangun mental yang kuat

Apakah kamu ingin menghadapi hidup dengan santai tanpa tertekan atau stres?. Saat menyadari bahwa hidup itu keras dan sulit mungkin pernah berfikir apa alasanmu di lahirkan di dunia ini. Daripada terus meratapi nasib, dan mengeluh mengapa kamu tidak mencoba menguatkan diri dan mental untuk menghadapi kehidupan ini.

Mengeluh dan meratapi nasib adalah bentuk melemahkan dan mengkerdilkan diri. Itu bukanlah sikap seorang yang punya mental yang bagus. Itu adalah sikap pecundang yang tidak bisa mensyukuri hidup.

Hidup terlalu indah untuk disesali, dan ketika melemahkan dan mengkerdilkan diri, kamu akan kehilangan cara untuk membahagiakan hidupmu dan menikmati indahnya dunia. Kamu lahir karena menjadi pemenang atas persaingan yang ketat dan tidak mudah, meski kamu ada bukan karena maumu sendiri. Dan tidak bisa berbuat apa-apa atas hal itu.

Yang bisa dilakukan adalah menghadapi semua itu. Miliki mental yang kuat untuk menghadapi tekanan kehidupan yang kuat. Mental baja adalah modal yang bagus untuk bisa menjalani hidup di dunia dengan kebahagiaan. Kamu bisa membangun karir yang bagus, jiwa yang sehat, dan sosialisasi yang baik saat memiliki mental baja.

Sering seseorang yang tidak mempunyai mental yang kuat menolak kesempatan emas yang datang tidak setiap hari dalam kehidupannya. Bahkan ada ungkapan yang menjelaskan bahwa kesempatan emas tidak akan datang dua kali dalam hidup. Seorang yang bermental lemah akan sibuk melemahkan diri dengan mengagung-agungkan kekurangan yang ada dalm dirinya, ketimbang mengambil kesempatan emas, dan berusaha sebaik mungkin melawan tantangannya.

Kesempatan emas datang tidak tahu waktu, dan ketika mengambil kesempatan itu, kamu harus melakukannya dengan baik, dan kesempatan emas bukanlah kesempatan yang tiada hambatan dan tantangan. Karena semua kegiatan yang dilakukan di dunia ini pasti ada resikonya.

Perlu ketahanan mental untuk menghadapi resiko kesempatan emas yang datang padamu. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membangun mental yang kuat, simak deh ..!!!

Singkirkan Keraguan Diri

Tidak yakin pada diri sendiri adalah pikiran awal kamu melemahkan mentalmu sendiri. Setiap orang mempunyai kelemahan dan kelebihan yang tidak sama satu sama lain. Tuhan tidak mungkin menciptakanmu dengan penuh kelemahan dan tanpa kelebihan.

Kamu hanya mempunyai rasa percaya diri yang rendah saat kamu tidak yakin atas kemampuan yang dimiliki. Artinya tidak percaya kelebihan yang telah Tuhan berikan kepadamu. Lantas kamu akan percaya pada siapa ?


Pelajarilah cara untuk mepercayai diri sendiri

Beranilah untuk menunjukan eksistensimu, minimal sebagai manusia yang hidup dan bisa bergerak serta bertindak saat menghadapi situasi tertentu. Saat kamu pasif dan hanya berbicara pada diri sendiri saat melihat situasi tertentu yang memerlukan tindakan, kamu telah menjadi tidak eksis sebagai manusia.
Berusahalah untuk bersosialisasi, tunjukan aksimu agar mereka bisa melihat bahwa kamu ada dan berguna.

Jangan Membandingkan Dirimu Dengan Orang Lain

Karena sampai kapanpun kamu tidak akan menemukan kesamaan yang tepat. Bayi identik yang dilahirkan kembar saja punya sifat, kepribadian, kelemahan dan kelebihan yang berbeda, apa lagi jika membandingkan dirimu sendiri dengan orang lain.
Tengoklah kebawah, lihat apa yang terjadi, masih banyak orang yang tidak lebih beruntung dari kamu. Bersyukur atas apa yang dimiliki akan menumbuhkan rasa percaya diri.

Jagan Hanya Karena Orang Lain Bersikap dan Bertindak Hal yang Baik, Kamu Harus Menyamainya Dengan Semirip Mungkin

Hey...kamu terlalu cerdas untuk menjadi peniru. Percaya dirilah dengan kemampuan yang dimiliki. Kamu tidak akan menjadi versi siapapun. Tanamkan pada dirimu, kamu bisa melakukan hal yang lebih dari mereka.


Berbagi Pengalaman Dengan Orang Lain Akan Mengajarkan Kamu Banyak Hal

Misalnya, rasa percaya diri saat berinteraksi dengan seseorang yang kamu temui. Berbagilah kepada mereka tentang suatu hal, meskipun itu adalah hal yang sepele. Itu akan membuatmu terlihat “berisi” dari pada orang lain.


Singkirkan Kebiasaan Burukmu yang Dapat Merusk Kepercayaan Dirimu

Rasa percaya diri bukan timbul karena minuman keras, obat-obatan atau hal lain yang justru dapat merusak diri kamu sendiri. Dengan menggantungkan rasa percaya diri terhadap sesuatu yang buruk akan menjadi ketergantungan saat hal itu hilang dari hidupmu. Kamu akan kebingungan mencari hal lain yang kamu rasa cukup ampuh mengembalikan rasa percaya dirimu yang hilang.

Menanamkan rasa percaya diri dalam diri memang lebih sulit daripada menggantungkannya terhadap minuman keras, rokok, atau heroin. Tapi menanamkan rasa percaya diri dalam diri lebih awet dari pada menggantungkannya dengan yang lain.


Tetap Tenang Walaupun di Bawah Tekanan

Ketika situasi mulai memburuk, kamu pasti merasakan emosi yang meluap dan  itu adalah hal yang mengerikan. Jangan biarkan emosi menguasai dirimu. Tapi biarkan dirimu untuk mengendalikan emosi. Hal itu memang tidak mudah, tapi berfikirlah berapa banyak hal yang akan terjadi lebih buruk saat kamu meluapkan emos. 
lakukan apa saja untuk mengalihkan emosi atau meluapkan emosimu saat kamu merasa tertekan. Pilihlah cara yang lebih bijaksana dari pada mengeluarkan amarah, yang tidak akan mengubah apapun.


Saat Mulai Tertekan dan Emosimu Memuncak, Cobalah Untuk Berhitung Dari Satu Sampai Sepuluh 

Memang sangat klise dan hampir semua orang sulit melakukan hal itu saat emosi sudah memuncak. Tapi menghitung dari satu sampai sepuluh benar-benar bisa menjadi cara yang efektif untuk meredam emosimu.

Sepuluh detik adalah waktu yang lama untuk menahan emosi, kamu bisa memikirkan berapa banyak keburukan-keburukan yang akan terjadi atau kebaikan-kebaikan yang akan menyertaimu saat menahan emosi. Cobalah untuk menghirup nafas dalam-dalam dan berhitunglah sambil berfikir.


Menulis Juga Cara Menyalurkan Emosi Saat Hal Itu Datang Menyerangmu Dalam Keadaan Tertekan 

Tuliskan apapun yang kamu rasakan. Bebaskan kata-kata yang akan ditulis. Jangan pikirkan tata tulis atau apapun yang bersifat strutural. Jika dalam menulis telah menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi situasi buruk yang dihadapi, maka tuliskanlah juga.

Setelah itu baca kembali tulisanmu. Dan kamu akan menyimpulkan sesuatu atas itu. Emosimu juga akan teralihkan dengan cara seperti itu.


Lepaskan Hal-hal Kecil yang Mengganggumu

Jika kamu terlalu sensitif dengan hal-hal kecil yang mengganggumu, mulai dari perkataan seorang tentangmu, atau tindakan sepele yang sebenarnya adalah gaya bercanda temanmu yang di lontarkan kepadamu. Belajarlah bermuka tebal terhadap hal-hal yang sepele yang dilontarkan seorang terhadapmu.
Jangan biarkan kamu menghabiskan energi untuk menanggapi hal-hal yang tidak terlalu penting. Apalagi sampai memasukan kata-kata bercanda mereka dalam hati.
Akan berbahaya jika hatimu penuh dengan hal hal semacam itu. Hatimu tidak akan muat untuk menampung hal-hal besar yang justru penting untukmu dan kehidupanmu. Gunakan energimu untuk hal yang lebih baik.


Semua Orang Berhak Untuk Menilai Siapapun Sesuka Hatinya

Dan penilaian orang tidak akan berpengaruh apapun dalam kehidupanmu. Baik atau buruk kamu tidak akan berubah menjadi apapun. Pujian atau cacian adalah hal biasa. Jangan sibuk mengurusi hal itu, balaslah semua komentar negatif orang dengan sebuah pembuktian keuggulan yang kamu miliki. Hal itu akan lebih bagus dan bermanfaat untukmu.

Belajarlah untuk tidak khawatir tentang kemacetan lalu lintas, kopi tumpah atau antrian panjang dan kejadian kecil yang mengganggu. Hidup benar-enar terlalu singkat untuk memikirkan hal sepele semacam itu dalam hidupmu.


Tetapkan Tujuan

Melanjutkan point sebelumnya, kamu dapat membangun mental yang kuat dengan menetapkan tujuan hidupmu. Buatlah tujuan yang berarti dan membangun kebaikan dalam hidupmu. Jangan rencanakan tujuan untuk membalas omongan-omongan negatif seseorang terhadapmu, karena itu tidak akan membuahkan hasil apapun kecuali rasa sakit hati dan stres yang dalam.

Cukup omongan itu kamu jadikan motivasi untuk bekerja dan belajar lebih giat. Berlatihlah untuk fokus terhadap tujuan kamu untuk melatih mental yang kokoh. Berlatihlah untuk keluar dari zona nyamanmu sampai berhasil mencapai tujuanmu.


Jangan Abaikan Hal Sepele

Untuk mencapai tujuan yang besar, kamu harus merangkak dari hal-hal kecil yang terlihat sepele namun sulit dijangkau karena sebuah rasa malas. Biasakan dirimu dengan hal-hal kecil tersebut, buang rasa malas.

Berilah motivasi terhadap dirimu sendiri, karena motivasi diri sendiri lebih tahan lama daripada motivasi yang diberikan orang lain kepadamu. Batasi sampai kapan kamu bisa terbiasa dengan hal kecil. Dan melangkahlah ke tahap selanjutnya yang lebih sulit, pasang target kapan kamu akan mencapai tujuan besarmu. Dan berusahalah mencapai itu.


Jadwalkan Setiap Hari Apa yang Akan Kamu Lakukan

Patuhi dengan penuh rasa disiplin hal-hal yang sudah kamu rencanakan. Mentalmu akan terbentuk ketika ada suatu halangan yang akan merubah haluan rencana yang sudah ditetapkan. Kamu harus tetap kokoh pada pendirianmu.

Saat merasa gagal di tengah usaha menguatkan mental, jangan pernah patah semangat untuk memulai dari awal atau melanjutkan perjalanan dengan memperbaiki kegagalan yang dialami. Dengan begitu kamu akan membentuk mental yang tangguh dan tidak gampang tergoyahkan meski mengalami kegagalan.
Gagal adalah kesuksesan yang tertunda, gagal adalah cara Tuhan berbicara padamu tentang usaha yang lebih keras. Sukses adalah proses, bukan hasil.

Pandang Dari Sisi yang Lain


Ketika bertekat menguatkan mental, kamu pasti akan menemui halang rintang yang bertingkat, sesuai dengan kesuksesan level kuatnya mentalmu. Setiap naik level ke yang lebih tinggi pasti ujian akan semakin sulit. Disinilah harus memutar otak untuk dapat menyelesaikan ujian tersebut.

Saat diuji dengan masalah yang berat, cobalah untuk tetap tenang dan diam sejenak. Berpikirlah dari sisi yang lain tentang masalah itu. Percayalah saat ujian datang, itu pasti sesuai dengan kemampuanmu menyelesaikannya.
Jangan mudah panik dan emosi karena itu akan menyulitkanmu untuk memperoleh jalan pikiran yang berbeda dari biasanya. Jangan mengikuti penyelesaian kebanyakan orang, karena permasalahan dan penyelesaian adalah dua hal yang berkaitan dengan sudut pandang seseorang.
Jika seorang memandang permasalahannya secara ringan, maka solusinya juga akan mudah, namun jika seseorang memandang permasalahanya secara berat, solusi yang akan muncul dalam pikiranya juga akan berat. Sekarang putuskanlah kamu akan berada dalam posisi yang mana.


Belajar Dari Buku 

Cobalah membaca kisah inspiratif untuk dapat belajar memandang permasalahan dari sisi yang lain, pergilah ketoko buku untuk sejenak meluangkan waktu mencari buku tersebut. Sekalian kamu bisa refreshing otak saat kepenatan dan tumpukan masalah membebani pundakmu.

Dengan membaca buku inspiratif, masalahmu yang semula satu ember akan berkurang menjadi satu gayung. Kamu akan mendapatkan pencerahan yang luar biasa.


Berinteraksilah Dengan Orang-orang yang Membutuhkan 

Kamu bisa bergabung dengan kumpulan relawan untuk membantu korban bencana. Saat dilokasi kejadian kamu akan melihat ada permasalahan yang lebih sulit daripada masalahmu. Permasalahan yang terbilang sulit adalah ketika seseorang pernah melihat atau mengalami permasalahan yang mudah.

Begitu juga sebaliknya. Ketika melihat secara nyata ada seseorang korban bencana mengalami kesulitan melebihi kesulitanmu, kamu akan tersugesti untuk memandang mudah permasalahanm. Mentalmu akan terbangun kembali dengan kuat untuk menghadapi permasalahan tersebut.


Dengarkan Saran Positif Dari Orang-orang Disekelilingmu yang Dekat Denganmu Secara Personal 

Biasanya mereka akan memberikan solusi sesuai dengan keadaan dan kemampuanmu. Ketika kamu tidak bisa menilai dirimu sendiri dan tidak bisa mengukur kemampuanmu dalam menyelesaikan permasalahan, maka datanglah kepada mereka yang dekat denganmu untuk meminta pendapat. Sahabat terbaik akan memberikan nasihat yang baik bagimu.


Pergilah Kesuatu Tempat yang Baru Untuk Mendapatkan Sebuah Pencerahan

Membentuk mental yang kuat tidak dilakukan satu dua hari. Ketika kamu gagal menemukan cara menyelesaikan masalah pada step satu, carilah cara lain. banyak jalan menuju roma, banyak solusi pada setiap masalah, tinggal kamu mau atau tidak untuk menemukan dan menerapkan cara itu.


Memiliki Pandangan yang Positif


Seorang yang bermental kuat cenderung tidak mengeluh saat menghadapi masalah dalam hidupnya. Mereka akan sadar jika seorang didunia ini juga pasti punya masalah. Artinya mereka bukanah satu-satunya orang didunia ini yang mendapatkan masalah.

Jenis masalah mungkin sama dengan orang lain, maka belajarlah dari situ untuk menemukan solusi. Berfikirlah positif. Seseorang yang mampu menghadapi masalah adalah dia yang dapat berfikir secara positif. Maka langkah yang di ambil benar-benar logis dan tanpa emosi.

Bergaulah dengan orang sekitar, keluarga, teman, sahabat, tentangga atau rekan-rekan kantormu. Mereka yang ceria akan memberimu energi positif yang kamu butuhkan. Kamu juga akan tertular untuk berfikir positif seperti mereka


Jangan Bersembunyi Dari Kebenaran

Masalah akan selesai ketika kamu menghadapinya. Dan pada saat kamu berani menghadapi masalah tersebut, masalah tersebut selangkah lebih maju ke taraf penyelesaian. Mampu menghadapi kenyataan adalah tanda terbesar seserng telah mencapai kematangan mental yang bagus.
Jangan pernah lari dari masalah, hal itu akan tambah menumpuk masalah yang ada dan akan merugikan dirimu sendiri.

Kenali Kebiasaan Burukmu

Sadari dengan sesadar-sadarnya jika itu akan menghambat proses pembentukan mental yang kuat. Setelah kamu mengetahuinya belajarlah untuk mengatasi kebiasaan buruk tersebut. Jangan melanjutkannya karena itu akan memperparah keadaan.


Tentukan Jalan yang Benar Saat Kamu Mengambil Keputusan Untuk Menghadapi Kenyataan

Pastikan kamu dalam jalan yang benar. Karena menyelesaiakan masalah dengan cara yang buruk atau menghalalkan segala cara justru akan menambah masalah di kemudian hari. Jalan yang benar mungkin akan lebih sulit dan berliku tapi akan membawamu kepada titik terang terhadap masalahmu, tanpa menimbulkan permasalahan yang baru.

Begitu sebaliknya, ketika memilih jalan pintas yang buruk, hal itu akan menuntunmu pada keadaan yang buruk pula, bahkan akan lebih parah dari permasalahan awal yang kamu hadapi.
Jika kamu punya tokoh idola yang menginspirasi hidupmu, tidak ada salahya untuk meniru sikap orang tersebut dalam menyelesaikan permasalahan yang ada dalam hidupnya.
Setiap jalan yang kamu ambil, kamu harus bersiap untuk bertanggung jawab atas tindakan itu. Maka buatlah keputusan terbaik.


Tekat yang Kuat

Ketika sudah bertekat kuat, bermental baja, dan bermuka tebal untuk menyelesaian masalahmu, dan ditengah jalan kamu kelelahan, maka jangan berfikir untuk menyerah.

Ingatlah bahwa kamu sudah separuh jalan, dan akan sangat sia-sia jika kembali ke awal untuk memulai dengan rencana baru, karena setiap rencana pasti punya sisi kecacatan, anggap itu adalah sebuah hal untuk menguji ketahananmu. Ketika berhasil melewati rintangan itu, kamu akan lancar pada jalan yang selanjutnya akan ditempuh.


Renungkan Apa yang Terjadi

Ketika kamu sudah melakukan langkah-langkah di atas dalam membangun mental, dan kamu sudah menerapkanya dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang menyerangmu, renungkanlah apa yang terjadi. Apakah ada perbedaan dengan caramu menyelesaian masalah saat dulu kamu belum punya mental sekuat sekarang.

Renungkan sisi positif apa yang kamu dapat ketika bermental kuat. Dan bandingkan dengan hal negatif saat menghadapi masalah dengan mental yang lemah. Ketika menyadari kamu berada dalam jalan yang tepat, maka lanjutkanlah.

Ceritakan kepada orang orang pengalammu saat menghadapi hal ini. Proses dimana kamu berjuang untuk lepas dari cap pecundang bermental lemah yang selama ini menempel. Dengan begitu kamu akan menginspirasi banyak orang untuk melakukan hal positif. Dapatkan kebanggan tersendiri setelah melakukan hal itu.klik disini http://www.nilni.com/2014/10/cara-membangun-mental-yang-kuat.html

cara membuat kue

Resep cara membuat kue tart ulang tahun - Biasanya kalau ada teman atau kerabat yang berulang tahun, ketika ingin merayakannya, kita biasanya memesan kue ulang tahunnya di toko kue. Dulu (sampai sekarang pun juga :p), ketika salah satu teman saya ada yang ulang tahun, saya dan teman-teman biasanya memesan kue ulang tahunnya terlebih dahulu (sebelum hari H).

Ketika sudah hari H, kami ambil kue ulang tahunnya, dan mulailah kami merayakan ulang tahun teman saya itu. Tapi melalui resep kue yang akan saya bagikan kali ini, anda dapat membuat kue tart ulang tahun sederhana sendiri looh. So, kalau kita bisa buat sendiri, mengapa beli? :p

Akhir-akhir ini, saya sering sekali menulis artikel resep mengenai kue, kue dan kue. Sebelumnya mengenai resep membuat kue bawang, dan kali ini resep membuat kue tart sederhana. Hehehe, serba kue deh pokoknya. Okey langsung saja, berikut langkah-langkah membuat kue tart ulang tahun sederhana:



Bahan-bahan :

  • 125 gram terigu
  • 125 gram gula pasir
  • 100 gram margarin
  • 125 gram dark coklat
  • 4 butir telur
  • 2 bungkus vanila bubuk
  • 1/2 sendok makan baking powder
  • 2 sendok makan maizena
  • 1 sendok makan cake emulsifier SP/ TBM
  • 1 sendok makan coklat bubuk

Bahan untuk topping

  • Selai secukupnya
  • Cherry secukupnya
  • Whipped cream secukupnya      



Cara membuat kue tart sederhana

1. Persiapkan wadah berukuran agak besar, kemudian masukkan telur, gula pasir, cake emulsifier, dan satu bungkus vanilla, kemudian aduk rata menggunakan mixer dengan kecepatan sedang hingga berubah warna menjadi putih.

2. Ayak tepung terigu, satu bungkus vanilla, coklat bubuk, baking powder, maizena, kemudian masukkan ke dalam adonan yang bercampur telur, gula pasir, cake emulsifier dan vanilla tadi.

3. Setelah itu, cairkan coklat, margarin, kemudian aduk rata dan sisihkan.

4. Setelah campuran coklat dan margarin tadi agak dingin, silakan tuangkan ke dalam adonan kue. Kemudian aduk kembali hingga tercampur rata.

5. Kemudian masukkan adonan ke dalam loyang yang telah diolesi sedikit margarin. Masukkan ke dalam panci pengukus atau oven, kemudian kukus sekitar 20 menitan hingga matang.

6. Jika sudah matang, angkat, dan kue tart pun sudah siap dihiasi. Berikut penampakan kue tart yang sudah matang tetapi belum dihiasi.

7. Untuk hiasannya, anda bisa menggunakan selai, cherry, whipped cream atau apalah itu, sesuai selera sist masing-masing. Dan berikut penampakan kue tart sederhana yang sudah selesai dihiasi. Mungkin agak sedikit sederhana hiasannya, tapi ndak papalah yang penting bisa disantap. Hehehe :D
 
Semoga dengan resep yang saya bagikan hari ini, anda berhasil membuat kue tart sederhana ini dengan sempurna. Untuk topping atau hiasannya sangat gampang kok, anda bisa berkreasi sendiri dengan imajinasi yang anda miliki, hehehe. Simak juga yah sist aneka resep kue yang tak enaknya, seperti.klik disini http://www.indirania.com/2015/07/resep-cara-membuat-kue-tart-ulang-tahun.html

cara mnghadapi ibu cerewet

Cara Menghadapi Ibu yang Cerewet

Terkadang kamu merasa sangat sakit hati ketika ibumu memarahimu bukan? Atau secara tidak sengaja mengeluarkan kata yang sangat menyakitkan. Kamu akan berpikir bahwa ibumulah satu-satunya ibu yang sangat menyebalkan. Sesungguhnya tidak semua dan tidak hanya ibumu di dunia ini yang sangat menyebalkan dan cerewet.

 Tetapi satu hal yang pasti, semua ibu pasti cerewet terhadap anak-anaknya. Tidak ada satupun ibu yang menginginkan anaknya berada di zona yang salah. Ingat-ingat kembali ketika kamu masih kecil. Ketika kamu masih belajar berjalan ataupun belajar menggunakan sepeda. Ibumu pasti akan cerewet bukan?

Terutama takut bila kamu jatuh. Jangan menaruh dendam kepada ibumu. Atau kamu masih sebal karena ibumu terlalu menyebalkan dan cerewet? Mungkin sedikit saran di bawah ini bisa membantu mengatasi masalahmu.

via Pixabay

1. Tuliskan secara rinci apa yang membuatmu benci terhadap ibumu

Ambillah secarik kertas, tulislah alasan mengapa kamu sangat membeci ibumu. Apakah dia terlalu mengaturmu, atau terlalu mengekangmu, atau tidak pernah mau mendengarmu. Semua rasa kesalmu selalu memiliki alasan bukan?

Tuliskan alasan pasti mengapa kamu sangat membencinya. Kita tidak bisa asal mengatakan bahwa “ini salah ibu” atau “aku benci ibu”, tetapi kita harus benar-benar tahu apa yang salah pada ibu kita. Jangan lupa ketika kamu menuliskannya, tuliskan namamu.


2. Tuliskan secara rinci bagaimana hal itu dapat menggambarkan bahwa dia dapat membuatmu benci

Jika perilakunya berulang-ulang, kamu perlu menggambarkannya secara rinci bagaimana dia melakukan kesalahannya dan membuatmu kesal.

Tulis secara detail pula waktu kejadian, atau kapan pertama kali hal tersebut berlangsung dan kapan berulang. Menangislah bila kamu sudah tidak tahan lagi. Hal ini dapat membantumu menenangkan diri.


3. Baca apa yang kamu tulis di depan foto ibumu

Bila kamu sudah selesai menuliskan semua unek-unekmu, kamu bisa membacakannya di depan foto ibumu. Bila kamu tidak memilikinya, kamu bisa membacanya di depan cermin atau kamu juga bisa membayangkan wajahnya bila di depanmu.


4. Ubah alas kakimu

Kamu dan ibumu memiliki alas kaki kalian sendiri bukan? Kamu bisa mengenakan alas kaki ibumu. Dengan begini, kamu menempatkan dirimu sebagai ibumu. Setidaknya dalam benakmu, kamu adalah ibumu untuk saat ini. Bayangkan bagaimana perasaannya.

Bayangkan bagaimana dia membesarkanmu

Bayangkan ibu seperti apa yang kamu inginkan. Tanyakan kepada dirimu, apakah ibu seperti ini yang kamu butuhkan?


5. Ingat bahwa ibumu lahir sebelum generasimu

Kamu lahir setelah dia mengalami beberapa generasi bukan? Kamu harus tahu bahwa kalian hidup di jaman yang berbeda. Jadi pola pikir kalian tentulah berbeda bukan? Jangan terlalu egois dan melupakan bahwa kalian berada di generasi yang berbeda.

6. Berdiri atau duduk dimana kalian sering bertengkar

Kamu bisa duduk atau berdiri, atau berada di ruangan yang sering untuk kalian bertengkar. Kamu bisa membayangkan kembali bagaimana kalian meributkan suatu hal. Kamu bisa membayangkan bila ketika itu kamu adalah ibumu.

Kamu bisa menilai sendiri bukan, apa yang kamu rasakan. Kamu bisa membayangkan bagaimana emosi yang ada pada saat itu. apa pendapatmu mengenai hal itu?


7. Visualisasikan diri kamu sebagai anak kecil berumur lima tahun yang sedang berjalan di padang rumput dan mendengar anak-anak lainnya bermain dan tertawa

Ketika kamu melihat anak-anak tersebut, kamu mengenali salah satunya, yang merupakan ia adalah ibumu yang juga berusia lima tahun. Dia menarik tanganmu dan mengajakmu bermain bersama mereka. Apa yang kamu rasakan? Bersenang-senang bersamanya bukan? Kamu bersenang-senang dengan ibumu yang berusia lima tahun. Bayangkan itu ketika kamu benar-benar sedang marah dengannya.


8. Rasakan bagaimana perasaan ibumu yang dulu sama sepertimu

Ibumu dulu adalah seorang anak juga bukan? Dia pasti tahu bagaimana rasanya menjadi kamu. Dia juga pernah mengalami masa-masa remaja. Dia pasti juga pernah mengalami dimaki oleh ibunya. Yang dia lakukan saat ini adalah bagaimana dia menjadikanmu lebih baik dri dia. Mungkin ibumu tidak tahu bagaimana membesarkan anak-anaknya.

Sehingga yang dia tahu hanyalah dengan cara ini dia membesarkanmu. Dia juga hanya bisa mencontoh dari apa yang pernah ia alami dulu. Dia bukan mahluk yang sempurna bukan? Tidak ada satupun yang sempurna di dunia ini.

9. Tulis surat kepada ibumu

Mungkin kamu sudah salah menilai ibumu selama ini. Atau mungkin kamu belum bisa menerima perilakunya. Tapi satu hal yang harus kamu terima: ibumu menyayangimu. Meskipun caranya salah menurutmu, tapi dia tidak pernah mengurangi rasa sayangnya terhadapmu.

Kamu harus tahu itu, tidak ada satu ibupun yang membenci anaknya. Mungkin bila kamu takut berbicara langsung di depan ibumu, kamu bisa menuliskan surat kepadanya. Tuliskan apa yang selama ini ada di benakmu. Tuliskan semua masalah yang kamu miliki. Mulai dari hal kecil yang kalian ributkan, sampai sikap yang selalu diulang-ulang oleh ibumu yang selalu membuatmu kesal.

Kamu juga bisa menuliskan permintaan maafmu karena sudah membuatnya menjadi ibu yang cerewet dan menyebalkan. Kamu tidak bisa menyalahkan ibumu sepenuhnya.

Mungkin bagimu memaafkan tidaklah hal yang mudah. Tetapi apa salahnya memaafkan ibu yang selama ini merawat kita hingga kita sebesar sekarang? Ada beberapa fakta mengenai memaafkan orang lain. Mungkin kamu perlu membacanya untuk mengetahui apa itu memaafkan.

Memaafkan adalah bagian dari proses yang dimulai ketika kita berbagi rasa sakit hati setelah peristiwa menyakitkan berakhir dan akan berkembang begitu kita punya pengalaman mengoreksi diri, yang membangun kembali rasa percaya dan keakraban terhadap orang lain. Untuk memperbaiki dugaan keliru tadi, kita perlu melihat kenyataan yang sesungguhnya terjadi pada kita sebagai manusia biasa agar dapat lebih mudah belajar memaafkan kesalahan.

Proses memaafkan selalu berlangsung perlahan dan berlanjut sepanjang hubungan kita dengan orang tersebut. Mungkin saat ini kita hanya dapat memaafkan kesalahan seseorang sebanyak 10 persen, dan begitu kita membina hubungan kembali kita mungkin dapat menambah dengan 70 persen, tetapi tak pernah lebih banyak lagi. Hal di atas sah-sah saja.

Kita tak perlu menjadi orang baik bila kita memaafkan secara total, kita juga tak perlu menjadi jahat bila tak bisa melakukannya. Kita hanya dapat memberi apa yang mampu kita berikan dan apa yang orang lain peroleh.

Beberapa orang mungkin bertahan untuk memaafkan karena melihatnya sebagai ”penghentian permusuhan/dendam”, suatu kondisi di mana kepahitan lenyap digantikan rasa cinta dan kasih. Padahal sebenarnya tak ada orang mampu mencapai kondisi seperti itu. Dalam hidup, luka psikis tak pernah sepenuhnya sembuh atau menghilang, ataupun secara ajaib digantikan hal positif lain.

Yang benar, seperti halnya cinta yang matang, memaafkan membolehkan adanya pertimbangan serempak antara perasaan yang bertentangan, gabungan dari rasa benci dan cinta. Bila kita memaafkan, kebencian kita tetap ada, tetapi diimbangi dengan kenyataan orang yang menyakiti tidaklah begitu buruk ataupun kita yang telah sangat naif. Sebenarnya, dengan memaafkan bukan berarti kita mengingkari kesalahan pelaku atau ketidakadilan yang telah terjadi, tetapi hanya membebaskannya dari ganti rugi (retribusi).

Beberapa orang tak mau memaafkan karena berpikir, ”Mengapa saya harus membebaskan seseorang dari kewajiban memperbaiki kesalahannya?” Padahal, dengan memaafkan tidak berarti kita lemah atau harus membuat orang lain jadi tidak bertanggung jawab.

Bila tujuan kita berekonsiliasi, memaafkan memerlukan penebusan dari pelaku. Pemaafan yang sesungguhnya tak bisa diberikan sampai pelaku membayarnya melalui pengakuan, penyesalan, dan penebusan.

Yang benar, bagaimanapun orang yang disakiti tak pernah akan lupa seperti apa kita telah diperdaya atau dikhianati, apakah kita memaafkan atau tidak. Setelah bertahun-tahun berlalu, kita akan tetap bisa mengingatnya, tetapi hanya sebagai bagian dari suatu gambaran/potret yang juga melibatkan masa-masa kebersamaan lain yang lebih positif dengan pelaku.klik disini http://www.nilni.com/2014/09/cara-menghadapi-ibu-yang-cerewet.html

Senin, 03 Oktober 2016

cara menumbuhkan perasaan ikhlas

Ikhlas merupakan salah satu sikap rela dan tulus dalam melakukan sebuah amalan atau ketika menerima sebuah musibah, yang dilakukan semata-mata mencari keridaan Allah SWT. Meski terlihat sederhana, namun tidak semua manusia bisa menerapkan perasaan ikhlas dalam dirinya. Ini adalah ilmu tertinggi dalam iman yang tidak digapai dengan mudah. Suatu amal kecil bisa menjadi besar dengannya. Dan sebaliknya, amalan besar bisa menjadi kecil dengan ketiadaannya.

Kata Ikhlas berasal dari bahasa Arab ‘akhlasha’ yang berarti bersih, murni, dan jernih. Seorang ulama besar Yusuf bin Husain rahimahullah pernah berkata, sesuatu yang paling susah Ia lakukan adalah keikhlasan. Meski sudah berkali-kali menghilangkan perasaan tidak ikhlas, namun perasaan tersebut kembali muncul dengan corak yang lain.

Ikhlas juga menjadi indikator diterima atau tidaknya suatu amalan. Allah tidak menerima amalan seseorang hamba, melainkan jika memenuhi dua syarat, yaitu ikhlas dan mutaba'atur-rasul (mengikuti sunah Rasulullah SAW). Bila syarat yang pertama terpenuhi (ikhlas), maka tercapailah kesahihan batin. Dan, bila syarat yang kedua terpenuhi, maka tercapailah kesahihan lahir. Bukankah hidup ini singkat, lantas apa yang dicari kecuali bekal untuk menuju akhirat yang tidak memiliki akhir.

Namun meski sulit untuk diterapkan, bukan berarti keikhlasan tidak bisa digapai. Bermujahadah, menggerakan semua daya dan upaya untuk mendapatkannya tetap menjadi keharusan. Lantas bagaiamana cara menumbuhkan perasaan ikhlas dalam melakukan sesuatu. Berikut ulasannya enam cara menumbuhkan perasaan ikhlas

1. Selalu Menghadirkan Kebesaran Allah Ta’ala
Cobalah bertanya dalam diri, apa sebenarnya tujuan hidup kita di dunia? Bukankah jelas Allah menciptakan jin dan manusia semata-mata hanya untuk menyembah-Nya. Lantas apa yang bisa kita harapkan dari manusia, semisal Ia bisa memuji terhadap apa yang kita lakukan? Tidak ada, selain justru menumbuhkan perasaan ria dalam diri yang justru mengurangi pahala dari Allah SWT.

Munculkanlah perasaan bahwa Allah adalah dzat Maha Besar yang ada di semesta. Sehingga kita akan terhindar dari perasaan sombong dalam melakukan sesuatu, pasalanya ada Dzat yang lebih besar dibanding semua yang kita miliki di dunia ini. Demikian halnya saat menerima suatu musibah. Allah tidak akan memberikan  musibah kecuali sebagai bentuk kasih sayangnya kepada kita agar kita naik derajat.

2. Berdoa Kepada Allah Agar Diberi Keikhalasan
 Rasa merupakan bentuk kasih sayang dan karunia Allah yang disematkan dalam hati manusia. Jika Dia berkehendak maka Ia akan memberikan ‘rasa’ yang kita minta. Sebaliknya jika Dia menghendaki, mungkin Dia akan menjauhkan dari ‘rasa’ untuk berbuat baik. Maka dari itu, sebaiknya berdoa agar diberi perasaan ikhlas saat melakukan suatu amalan atau saat menerima musibah.  Dan sungguh benar apa yang dikatakan Ibnul Qoyyim rahimahullah, bahwa kehinaan adalah ketika Allah meninggalkan seorang hamba dengan dirinya sendiri.

3. Mengingat Pahala Keikhlasan
Ikhlas merupakan satu-satunya jalan menuju surga. Tanpa keikhlasan suatu amal tidak akan diterima, dan tanpanya juga seorang hamba akan terjerumus ke dalam neraka. Berusahalah untuk mengingat hal ini, ketika perasaaan tidak ikhlas itu kembali hadir.

 Juga selalu mengevaluasi diri dan bersungguh sungguh. Baik sebelum, ketika, dan setelah beramal. Sebelum memulai, berhentilah sejenak, tanyakan kepada jiwa kita, apa yang kita ingingkan dengan amalan ini? Jika yang diinginkannya adalah ridha Allah, atau pahala dari Allah ta’ala, maka hendaklah seseorang meneruskan amalannya. Namun sebaliknya, jika ternyata yang diinginkan hal lain selain Allah ta’ala, maka hendaknya seseorang tidak melanjutkan amalannya sampai meluruskan niatnya.

Ketika sedang beramalpun tetaplah melihat hati kita, jangan sampai berubah niatnya, jika kemudian muncul niat lain selain Allah, maka segera palingkan kepada Allah ta’ala. Begitu juga setelah beramal. Jangan sampai muncul keinginan untuk diketahui oleh manusia, hingga kemudian menceritakan amalannya sambil berharap pujian dari mereka.

4. Memperbanyak Ketaatan
Taat merupakan apa yang sudah diperintahkan oleh Allah SWT. Dengan memperbanyak melakukan ketaatan, hati kita terbiasa dekat dengan Allah. Sehingga saat melakukan sesuatu yang teringat hanyalah Allah SWT.

5. Tidak Takjub dengan Diri Sendiri
Takjub dengan diri sendiri, membuat kita menyekutukan Allah dengan diri sendiri. Seakan akan dia telah berjasa kepada Allah dengan amalannya. Padahal, hakekatnya justru sebaliknya. Seorang bisa beramal merupakan taufik dari Allah ta’ala. Ujub kepada diri sendiri sebagaimana halnya syirik dapat menghapus amalan, sebagaimana yang disampaikan Imam Nawawi Rahimahullah.

6. Bergaul dengan Orang-Orang Ikhlas
Ikhlas memang rahasia antara manusia dan Rabb-Nya. Namun demikian, manusia bisa merasakan rekan atau saudaranya melakukan sesuatu dengan ikhlas atau tidak.  Bergaul lah dengan mereka yang anda rasa memiliki ilmu ikhlas ini. Dengan harapan bisa berqudwah dan mengikuti mereka dalam keikhlasan.

Ikhlas adalah ilmu yang begitu mahal, mendapatkannya pun kita harus berperang dengan hawa nafsu dalam diri. Maka dari itu, mulailah untuk belajar menerapkan perasaan ini sedikit demi sedikit hingga akhirnya kita terbiasa. Semoga Allah selalu menyirami hati kita dengan perasaan ikhlas. Semoga bermanfaat dan terimakasih sudah membaca.klik disini http://www.infoyunik.com/2015/06/enam-cara-menumbuhkan-perasaan-ikhlas.html